Persepsi Keliru : #1 Allah Hanya Memberikan Hidayah kepada Orang Tertentu

Sahabat,
Persepsi-persepsi yang tidak sesuai dengan maksud Al-Qur'an (walaupun nampak benar), bagaikan bom waktu yang kelak akan menjerumuskan kita. Sedangkan sumber kebenaran Hakiki hanyalah Al-Qur'an yang berasal dari Allah sebagaimana tertuang dalam Al- Qur'an.



Diantara persepsi keliru yang tak selaras dengan Al Qur'an itu adalah :#1 : "Allah hanya memberikan hidayah kepada orang yang dikehendakiNya saja".
Pendapat ini keliru. Hal ini terjadi disebabkan karena salah dalam menginterpretasikan ayat berikut :


"Demikianlah Allah menyesatkan siapa saja menurut kehendak-Nya dan memberi hidayah kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya, dan tidak ada yang mengetahui bala tentara Tuhanmu melainkan Dia" - Al Muddatsir : 31


Seharusnya pertimbangkan juga Ayat-ayat di bawah ini :


Dan Allah tidak memberi hidayah (petunjuk) kepada orang pendusta 
yang sangat ingkar - Az Zumar : 3

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan berbuat kebajikan akan diberi hidayah oleh Tuhan mereka atas keimanan mereka - Yunus : 9

Dan barangsiapa beriman kepada Allah, hatinya diberi hidayah oleh-Nya -
At Taghaabun : 11

Allah memberi hidayah kepada orang-orang yang kembali (bertobat) kepada-Nya, mereka itu adalah orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan selalu ingat kepada Allah - Ar-Ra'd : 28

Dari Ayat-ayat di atas mestilah disimpulkan bahwa Allah memberikan hidayah kepada seseorang karena sebelumnya orang tersebut sudah melakukan kegiatan-kegiatan yang disenangi - Nya. 
Coba saja renungkan, seandainya Allah memang benar memberi hidayah secara cuma-cuma (tanpa memandang orang itu taat atau tidak pada -Nya), bukankah ini berarti tidak sesuai dengan ke Maha Adilan-Nya?


Adanya pemahaman yang keliru mengenai masalah pemberian hidayah Allah ini mengakibatkan banyak orang yang malas berjuang untuk memahami kebenaran dan mengendalikan hawa nafsunya. Mereka selalu berdalih bahwa kesesatannya selama ini lantaran Allah belum memberinya hidayah. 
Begitu juga mereka yang tak mau menunaikan ibadah haji karena berdalih belum mendapat 'panggilan'.



Dua ayat berikut ini amat baik untuk direnungkan :


Dan barangsiapa yangmenghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh sedang ia adalah mu'min, maka mereka itu orang-orang yang usahanya dibalasi dengan baik - Al Israa' : 19

Dan taatilah perintah Allah dan Rasul, supaya kamu diberi rahmat - Ali Imran : 132
No comments